Festival Seni Pertunjukan 2025: Merayakan Dinamika Kreatif di Kawasan Pantai Losari

Sementara itu, Andi Taslim Saputra, S.Pd., M.Sn., selaku Pimpinan Produksi Festival yang juga sebagai Sekretaris Teater Kita Makassar, menjelaskan bahwa festival ini melibatkan komunitas/sanggar dan seniman lintas disiplin untuk menampilkan karya-karya kreatif dan inovatifnya di ruang publik, guna menghidupkan kawasan Losari–CPI sebagai panggung terbuka bagi seniman lintas disiplin.

Kawasan terbuka ini diisi dengan energi kolektif dan personal dalam festival, yang menggabungkan ekspresi individu dengan semangat kebersamaan kolaboratif.

Menurut Andi Taslim Saputra yang juga sebagai Dosen Sendratasik Jurusan Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar, festival ini menciptakan gelombang energi kolektif, bukan sekadar hiburan semata, tapi sebuah gerakan kebudayaan yang bertujuan melibatkan komunitas untuk berkolaborasi dan menampilkan karya-karya seni budaya secara kreatif dan inovatif.

Di atas Panggung Pertunjukan menampilkan Lintas Genre dan Media. Dengan tema Urban Waves, festival ini menampilkan beragam seni pertunjukan yang inovatif dan inspiratif, antara lain Pertunjukan yang menampilkan perpaduan genre tradisional dan modern, dari musik etnik hingga elektronik.

BACA JUGA:  Jadi Pusat Sekolah Rakyat, Wali Kota Makassar dan Mensos Tinjau Kawasan Untia

Teater menampilkan Teater Urban dengan narasi dramatik yang mengangkat isu-isu sosial dan kehidupan perkotaan Makassar.

Pertunjukan Tari menampilkan ekspresi gerak kontemporer yang terinspirasi dari tarian adat dan mitologi lokal. Adapun kategori Lintas Media menampilkan pertunjukan inovatif yang menggabungkan seni rupa, video mapping, dan teknologi interaktif.

“Kami ingin menghasilkan dampak positif bagi komunitas dan pariwisata yang berkelanjutan bagi kota Makassar. Dengan tema Urban Waves diharapkan dapat memberikan dampak signifikan, antara lain: Mendorong Seniman Lokal untuk memberikan platform bagi bakat-bakat seniman Makassar untuk berkembang dan dikenal luas; Meningkatkan Kunjungan Wisatawan – Menarik wisatawan nasional dan internasional yang mencari pengalaman budaya yang unik dan autentik; Memperkuat Identitas Kota, menegaskan Makassar sebagai pusat seni dan budaya yang dinamis di Indonesia”, pungkas Andi Taslim, yang didampingi Andri Prakasa yang selama ini terus berjuang bersama Asia Ramli Prapanca menyelenggaran Festival Seni Pertunjukan bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar.