Pemkot Makassar Berduka, 37 Tahun Berkarir, Pengabdian Andi Muhammad Yasir, Tinggalkan Warisan Pengabdian

NusantaraInsight, Makassar — Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, almarhum Andi Muhammad Yasir, Sabtu (28/2/2026).

Di tengah duka yang mendalam, jajaran Pemerintah Kota Makassar berkumpul di kediaman pribadi almarhum di Jalan Andi Mangerangi No. 5C, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai pembina apel pelepasan jenazah. Dengan penuh khidmat, ia memimpin upacara penghormatan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas pengabdian almarhum selama mengemban amanah di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Almarhum yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar itu dikenal sebagai sosok pekerja keras, tenang, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Kurang lebih 37 tahun mengabdi, kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan kerja dan masyarakat yang pernah merasakan kiprah pengabdiannya.

Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang dalam amanah singkatnya menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas berpulangnya salah satu putra terbaik birokrasi Kota Makassar.

BACA JUGA:  Wali Kota dan Ketua TP PKK Makassar Tinjau Pasar Murah

Dalam sambutannya, Munafri mengungkapkan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Pemerintah Kota Makassar.

“Almarhum (Andi Muhammad Yasir), dikenal sebagai sosok aparatur sipil negara yang pekerja keras, loyal, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” tutur Munafri.

Appi menuturkan, almarhum semasa hidupnya dikenal profesional dalam bekerja, juga pribadi yang ramah dan pandai bergaul.

Di lingkungan kerja, almarhum menjadi figur yang mampu menjembatani komunikasi, membangun koordinasi lintas sektor.

Serta menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengemban amanah sebagai kepala Dinas di lintas SKPD hingga terakhir menjabat Asisten I yang membidangi pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.

“Almarhum Andi Muhammad Yasir, adalah ASN pekerja keras, loyal, dan memiliki integritas yang tinggi. Sosok yang ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja,” jelasnya.

“Tak hanya sebagai pejabat publik, almarhum juga dikenal sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab,” tambah Appi, mengenang riwayat almarhum, sebagai pamong ASN Pemkot Makassar.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, ditandai dengan penghormatan terakhir kepada almarhum sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri akan Muncul Komet Setan dan Gerhana Matahari Total 

Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi kepergian almarhum menuju peristirahatan terakhirnya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Munafri berpesan agar senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, serta keteguhan hati dalam menghadapi cobaan tersebut.

Wali Kota juga menyampaikan, empati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya menyadari bahwa kehilangan tersebut tentu sangat berpengaruh terhadap keseharian keluarga.

Terutama dalam peran almarhum membesarkan dan mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi negara, bangsa, dan agama.

Di hadapan para pelayat yang terdiri dari jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, ASN lingkup Pemkot Makassar, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum, Munafri mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan cita-cita dan pengabdian yang telah dirintis almarhum semasa hidupnya.

“Sepeninggal almarhum, menjadi kewajiban kita semua yang masih hidup untuk melanjutkan cita-cita dan pengabdian beliau,” imbuh Munafri.