Pendidikan pemilih lewat seminar dan diskusi dengan komunitas, milenial dan Gen Z, bisa punya dampak ikutan berupa produksi konten-konten positif di akun medsos mereka masing-masing terkait pilkada. Sinergitas dan kolaborasi Polri dengan para penulis dan pegiat literasi dalam membuat tulisan, esai, reportase, dan bentuk karya sastra lainnya yang bertema pilkada dan demokrasi, dapat pula menjadi alternatif pendekatan. Model pendidikan pemilih yang cerdas ini akan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, sekaligus gerakan literasi demokrasi, yang akan menjadi legacy bagi Polri. Apalagi jika semua tulisan itu didokumentasikan dalam bentuk buku, yang akan jadi referensi bagi pendidikan dan penelitian bagi Polri, penyelenggara pemilu, dan dunia akademik serta pegiat demokrasi. []
Literasi oleh Polri
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Oleh karena itu Unhas harus dapat melahirkan generasi yang luar biasa dalam bertanggung jawab sebagai PTN BH. Untuk dapat mengantarkan perguruan tinggi menjadi luar biasa, tentu tidak cukup dengan “style…

NusantaraInsight, Jakarta –– Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc atau Prof JJ secara resmi terpilih kembali untuk memimpin Universitas Hasanuddin (Unhas) pada periode 2026-2030. Keputusan ini diambil melalui rapat paripurna…

NusantaraInsight, Makassar — Berdasarkan laporan dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan potensi adanya cuaca ekstrem, maka Dinas Pendidikan Sulsel pun memberikan surat edaran kepada semua satuan pendidikan….

NusantaraInsight, Maluku — Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya, Selasa (13/1/2026). Gempa yang terjadi dinihari WIT itu dirasakan oleh sebagian besar warga di wilayah sekitar pusat gempa….

NusantaraInsight, Aceh — Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam, Senin (12/1/2026) malam WIB Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) …







