Kabar Duka, Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal Dunia Gegara Kecelakaan Heli, ini Profilnya

Ebrahim Raisi
Ebrahim Raisi

Sempat Kalah Dalam Pemilu
Dengan jabatan baik di dunia peradilan, Raisi terkenal sebagai kritikus pemerintah yang keras terhadap korupsi. Pada tahun 2017, ia mencalonkan diri sebagai presiden untuk pertama kalinya yang melawan petahana Hassan Rouhani.

Ia mengkritik Rouhani karena membuat perjanjian nuklir internasional Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Perjanjian ini melibatkan Iran dan negara-negara besar untuk pencabutan sanksi multilateral pada program nuklir berbagai negara.

Sayangnya ia kalah dalam pemilu melawan Ruhani dan melanjutkan karier sebagai Hakim Agung pada tahun 2019. Ketika menjabat ia mengusut banyak kasus korupsi terhadap pejabat pemerintah dan pengusaha terkemuka secara selektif.

Sidang disiarkan secara luas di televisi yang berakibat banyak kritik timbul pada pemerintahan Rouhani. Berlanjut, Riasi kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun 2021 dengan citra pembela yang berprinsip melawan korupsi pemerintah.

Ia juga menyatakan dukungan untuk merundingkan perjanjian nuklir internasional dengan mengutamakan kepentingan Iran. Pemilu ini berhasil dimenangkannya dan dilantik pada bulan Agustus 2021.

BACA JUGA:  Israel Cegah UNRWA Beri Bantuan ke Gaza

Tidak selalu mulus, pada pemerintahan Raisi terjadi protes besar-besaran di seluruh Iran yang dipicu oleh kematian seorang wanita berusia 22 tahun dalam tahanan polisi pada tahun 2022. Kasus ini akhirnya menimbulkan terbukanya banyak keluhan yang dialami masyarakat Iran.

Mulai dari penindasan terhadap perempuan hingga penindasan terhadap kelompok minoritas dan ketidakpedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warganya. Sayangnya respon Raisi malah menyalahkan aktor asing yang menyebabkan kerusuhan.

Iran Kehilangan Tokoh Penting
Kini, meninggalnya Raisi tentu menjadi perhatian penuh masyarakat Iran. Ia dikenal sebagai seorang tokoh penting dalam masyarakat politik dan agama Iran hingga sosok yang ingin terlibat aktif di masalah internasional termasuk perang yang terjadi antara Israel dan Gaza.

Pada April 2024 lalu, Israel membunuh perwira senior pasukan Iran yang menimbulkan respon tembakan drone dan rudal ke wilayah Israel. Raisi juga mengancam keras jika Israel Membalas.

Sebelum meninggal dunia, Raisi melakukan perjalanan untuk meresmikan bendungan baru yang dibangun bersama negara Azerbaijan di sepanjang perbatasan kedua negara. Pada saat kembali helikopter dikabarkan jatuh saat cuaca buruk menerpa di daerah pegunungan perbatasan

BACA JUGA:  Andi Abubakar Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Presiden RI ke Bantaeng