NusantaraInsight, Pinrang –– Sungguh menghebohkan kejadian di Kabupaten Pinrang. Seorang pria tetap santai usai membakar dirinya. Kejadian ini menjadi viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Pacongang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Rabu (17/4/2024) pukul 12.15 Wita.
Belakangan pria tersebut berinisial SY (27). Beruntungnya, SY berhasil diselamatkan oleh warga sekitar. Tampak seluruh badan SY mengalami luka bakar dan melepuh.
Video SY yang masih bisa berjalan usai tubuhnya terbakar viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, SY terlihat beberapa kali berjalan santai dengan pakaian yang sudah hangus terbakar.
Dia tidak terlihat meringis kesakitan meskipun badannya sudah melepuh dan sekujur tubuhnya berwarna abu-kecoklatan.
Warga juga terlihat memberikan sarung ke SY untuk menutupi badannya.
Kapolsek Paleteang, Ipda Tajuddin membeberkan kronologi peristiwa ini.
Dia mengatakan SY menyiram bensin dan membakar dirinya di sebuah kebun warga.
Peristiwa itu pertama kali dilihat oleh warga bernama Ruttang.
“Saksi melihat api di dalam kebun kemudian mendekat dan melihat korban dalam keadaan terbakar api,” kata Ipda Tajuddin.
Melihat hal itu, Ruttang berteriak dan meminta tolong ke warga sekitar.
Warga pun berdatangan dan mengambil air dengan alat seadanya.
Warga menyiram air ke tubuh SY yang terbakar api.
“Berhasil dipadamkan apinya. Korban juga masih sadar. Meskipun tubuhnya sudah melepuh,” ujarnya.
Ipda Tajuddin mengungkapkan, SY pernah mengalami gangguan jiwa.
“Dari keterangan keluarga, korban memang pernah dirawat di RS Dadi tahun 2014,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pacongang Junhedi Aliadna mengatakan SY nekat bakar diri diduga karena penyakitnya kambuh.
“Dari penuturan keluarganya, SY ini mantan ODGJ. Tapi, penyakitnya sudah sembuh 9 tahun yang lalu. Diduga dia nekat bakar diri sekarang karena penyakitnya kambuh,” ungkapnya.
Dia menuturkan, SY saat ini sudah berada di RSUD Lasinrang Pinrang.
“Langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil pickup. Saat ini sudah ditangani dokter dan dirawat intensif,” ujarnya












