Makassar, NusantaraInsight — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) resmi memasuki tahap Operational Day 1 (OD1) setelah penggabungan dengan PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance). Langkah ini menandai penyatuan operasional kedua perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan, termasuk di Indonesia Timur dan kota-kota kecil.
Seremoni OD1 digelar serentak di Makassar, Gorontalo, dan Banda Aceh pada Rabu (15/10/2026). Penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance telah efektif secara hukum sejak 1 Oktober 2025.
Selama satu tahun terakhir, Adira Finance melakukan penyelarasan sistem teknologi informasi, proses bisnis, jaringan, organisasi, dan layanan pelanggan secara bertahap.
Direktur Utama Adira Finance Dewa Made Susila mengatakan, OD1 merupakan langkah penting dalam penyatuan operasional perusahaan setelah penggabungan Mandala Finance.
“Selama satu tahun terakhir, kami berfokus menjaga keberlangsungan layanan sambil menyelaraskan sistem dan proses bisnis. Dengan jaringan dan pengalaman yang saling melengkapi, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan pelanggan,” ujar Dewa dalam keterangan resmi.
Layanan Pelanggan Tetap Berjalan
Adira Finance menegaskan layanan bagi pelanggan eks Mandala Finance tetap berlangsung. Hak dan kewajiban pelanggan tetap mengacu pada perjanjian pembiayaan serta ketentuan yang berlaku.
Pembayaran angsuran dilanjutkan sesuai informasi resmi yang telah disampaikan kepada masing-masing pelanggan. Pelanggan dapat menghubungi Dering Adira di 1500-511 atau surel customercare@adira.co.id untuk informasi pembayaran dan layanan.
Jaringan Menjangkau 2,6 Juta Konsumen
Per September 2026, Adira Finance memiliki 847 jaringan usaha berupa kantor cabang dan kantor satelit yang melayani sekitar 2,6 juta konsumen. Nilai piutang pembiayaan yang dikelola mencapai Rp64,9 triliun.
Pengalaman Mandala Finance dalam melayani masyarakat Indonesia Timur dan kota-kota kecil dinilai melengkapi jaringan serta kapabilitas Adira Finance. Penyatuan ini membuka peluang pengembangan layanan otomotif, multiguna, syariah, dan layanan digital.
Sinergi MUFG dan Danamon
Sebagai anak perusahaan PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan bagian dari grup Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), Adira Finance berupaya memperkuat kolaborasi layanan pembiayaan dan perbankan.
Senior Managing Corporate Executive, Group COO-I, dan Group Head of the Global Commercial Banking Business Group MUFG, Masatoshi Komoriya, menyatakan integrasi tersebut memperkuat kemampuan Adira Finance melayani pasar Indonesia yang beragam.
“Dengan dukungan ekosistem MUFG, kami melihat peluang yang lebih besar untuk pengembangan bisnis dan perluasan akses pembiayaan. Kami mendukung Adira Finance untuk tumbuh dengan tetap mengutamakan kualitas layanan dan pengelolaan risiko,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Danamon Nobuya Kawasaki menilai OD1 memperkuat posisi Adira Finance dalam menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
“Kami percaya sinergi antara Adira Finance, Danamon, dan MUFG akan semakin memperkuat kemampuan kami dalam menghadirkan solusi keuangan yang holistik bagi seluruh nasabah,” katanya.
Dukungan bagi Masyarakat dan UMKM
Kedekatan dengan masyarakat juga diwujudkan melalui Festival Pasar Rakyat (FPR) 2026 di Gorontalo, Makassar, dan Palu. Program itu mencakup edukasi inklusi keuangan syariah, sertifikasi halal, serta kegiatan sosial dan lingkungan bagi pedagang dan ekosistem pasar rakyat.
Adira Finance juga akan menyelenggarakan Adira Festival pada 14–15 November 2026 di Lapangan Parkir Phinisi Point Mall, Makassar, untuk merayakan 36 tahun perjalanan perusahaan. Acara tersebut menampilkan musik, otomotif, kuliner, kompetisi, dan hiburan keluarga.












