News  

Nilai Tukar Nelayan Masih 103, Zulhas: Pemerintah Targetkan Naik Jadi 120

Makassar, NusantaraInsight – Menko Pangan Zulkifli Hasan didampingi sejumlah tokoh penting saat menghadiri kegiatan Penyerahan Beras oleh Kemenko Pangan di GOR Sudiang, Kota Makassar, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Pimpinan Bulog Sulsebar Karmila Hasmin Marunta, Anggota DPR RI Ashabul Kahfi dan Eko Patrio, serta Sekretaris Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda.

Dalam kegiatan tersebut, beras kemasan 5 kilogram dibagikan kepada ratusan warga yang hadir.

Penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga pengemudi ojek online (ojol).

Penyerahan beras secara langsung di Makassar tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat, sekaligus menyosialisasikan keberlanjutan program bantuan beras hingga akhir tahun.

Selain itu, Zulhas juga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan nilai tukar nelayan (NTN) meningkat dari 103 menjadi 120 pada tahun ini dan tahun depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi salah satu perhatian pemerintah karena indikator tersebut masih tertinggal dibandingkan petani padi dan jagung.

BACA JUGA:  Kolaborasi Masyarakat dan Telkomsel Indihome dalam Program "Ketua RT Bercerita"

“Nilai tukar nelayan masih 103. Presiden memerintahkan agar tahun ini dan tahun depan naik dari 103 ke 120,” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, angka tersebut menunjukkan nelayan masih menghadapi tekanan ekonomi sehingga sebagian membutuhkan bantuan pangan maupun bantuan tunai.

Karena itu, pemerintah akan menjalankan sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Kita akan bangun kampung nelayan dan bioflok tematik agar nelayan bisa mengejar seperti petani padi dan jagung,” ujarnya.

Zulkifli berharap program tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat nelayan.(dzl)