Makassar, NusantaraInsight — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus mendorong pelaksanaan program Quick Wins pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan pelayanan keluarga berencana, dan mempercepat penurunan stunting di Kota Makassar.
Program tersebut dijalankan melalui lima intervensi strategis, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), dan Super Apps Keluarga Indonesia. Kelima program itu menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan keluarga dan penurunan stunting secara nasional.
Hal ini disampaikan Kepala DPPKB Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan (18/8/2026). Ia menjelaskan, GATI merupakan salah satu dari lima program utama Program Inovasi Keluarga Indonesia (PIKWIN) yang berfokus memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka stunting di Makassar. Menurutnya, kelima gerakan tersebut mencakup GENTING, TAMASYA, GATI, aplikasi Keluarga Indonesia, serta Lansia Berdaya.
“GATI hadir untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga yang tangguh,” ujar Andi Irwan Bangsawan. Ia menegaskan, penguatan peran ayah menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Andi Irwan Bangsawan memaparkan sejumlah program yang berjalan, antara lain pendampingan keluarga melalui kunjungan rumah, verifikasi lapangan keluarga berisiko stunting, pelaksanaan GENTING, serta penguatan edukasi pra-nikah melalui Bimbingan Perkawinan dan aplikasi Elsimil.
Ia menekankan bahwa GENTING mengedepankan gotong royong masyarakat dalam mendukung gizi, kesehatan, dan edukasi sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Pendampingan dilakukan oleh tim gabungan kader KB, PKK, dan tenaga kesehatan di setiap kelurahan.
Komitmen itu sejalan dengan capaian Makassar dalam pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas. Kota Makassar sebelumnya meraih Juara II Kampung KB Terbaik tingkat nasional kategori kota pada 2024, serta Juara Harapan I lomba Dapur Sehat Atasi Stunting.
Di sektor pelayanan, TPMB Sukmawati meraih Juara I Apresiasi Pelayanan Keluarga Berencana tingkat nasional, sementara Klinik Lifiyura memperoleh Juara III kategori klinik swasta tingkat nasional.
Melalui pelaksanaan Quick Wins, DPPKB Makassar diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan, membangun kesadaran akan pengasuhan yang setara, serta mempercepat terwujudnya keluarga sehat, mandiri, dan berdaya saing di Kota Makassar.












