Mahasiswa KKN 115 Unhas Tingkatkan Keamanan Desa Rompegading Melalui Pemasangan Plang Arah dan Penerangan Jalan

Maros, NusantaraInsight — Sebagai wujud komitmen pengabdian nyata kepada masyarakat, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin sukses mengimplementasikan program kerja strategis berupa pembuatan dan pemasangan plang penunjuk arah serta instalasi penerangan jalan dan rumah warga di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, pada Minggu (1/2/2026).

Program kolaboratif ini dirancang secara khusus untuk menjawab tantangan infrastruktur dasar desa yang berdampak langsung pada mobilitas harian serta tingkat keselamatan masyarakat setempat saat beraktivitas di malam hari.

Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh hasil pemetaan wilayah yang menunjukkan masih minimnya fasilitas penanda arah lokasi strategis serta kurangnya daya pancar pencahayaan umum di beberapa akses jalan utama maupun lingkungan permukiman. Kondisi jalanan yang gelap dan ketiadaan petunjuk arah sebelumnya acap kali menyulitkan warga pendatang serta berpotensi memicu risiko keselamatan dan ketidaknyamanan bagi penduduk desa. Oleh karena itu, pengadaan plang informasi dan fasilitas penerangan ini diprioritaskan untuk menciptakan ruang publik yang lebih ramah, tertib, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:  Rudi Hardi Gantikan Ahmad Harakan Jadi Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Unismuh Makassar

Penanggung Jawab Kegiatan, Muh. Fadhlan Ariful Jihad, menjelaskan bahwa pelaksanaan program kerja ini murni didasari atas hasil observasi lapangan mendalam dan dialog intensif bersama tokoh masyarakat yang mendambakan pembenahan fasilitas lingkungan secara konkret.

“Kami melihat langsung bagaimana akses jalan di desa ini cukup gelap ketika malam hari dan titik-titik penunjuk arah masih sangat terbatas. Melalui pemetaan titik krusial, pembuatan plang mandiri, hingga instalasi pencahayaan ini, kami berharap dapat memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan dalam meningkatkan rasa aman, mencegah potensi kejahatan, serta menunjang keselamatan mobilitas warga sehari-hari,” tutur Fadhlan saat mengirim rilis persnya pada Sabtu (8/8/2026).

Pengerjaan program berlangsung semarak dengan melibatkan kerja sama yang erat antara mahasiswa KKN dan warga lokal. Pemasangan plang penunjuk arah difokuskan pada persimpangan jalan utama serta batas-batas wilayah yang strategis, sementara pengerjaan instalasi penerangan jalan difokuskan pada area yang tergolong rawan kegelapan serta beberapa rumah warga yang membutuhkan pasokan pencahayaan tambahan. Sinergi dan antusiasme yang terbangun selama proses pemasangan menjadi bukti kuat keberhasilan edukasi dan integrasi mahasiswa di tengah masyarakat.