PETANDA, Kolaborasi Mahasiswa KKN-PK Unhas dan Posyandu Bulu Dua Tingkatkan Deteksi Dini Hipertensi

Barru, NusantaraInsight – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi dilakukan melalui program PETANDA (Pemeriksaan Tekanan Darah) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Balusu bersama Posyandu Dusun Bulu Dua, Senin (20/7/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bulu Dua, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, dan diikuti oleh 24 warga.

br

Program PETANDA hadir sebagai bentuk pelayanan kesehatan promotif dan preventif yang bertujuan membantu masyarakat mengetahui kondisi tekanan darahnya sejak dini. Pemeriksaan dilakukan secara langsung kepada peserta, disertai edukasi mengenai pentingnya pemantauan tekanan darah secara berkala sebagai langkah pencegahan hipertensi dan komplikasinya.

Penanggung jawab program, *Ogundipe Deborah Toluwani* , menjelaskan bahwa hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena banyak penderitanya tidak menyadari kondisi yang dialami hingga muncul komplikasi.

“Melalui PETANDA, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin merupakan langkah sederhana, namun sangat penting untuk mendeteksi risiko hipertensi sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Deborah.

BACA JUGA:  Disdik Sulsel Gelar Rapat Koordinasi Persiapan TKA

Selain pemeriksaan tekanan darah, mahasiswa KKN-PK juga memberikan edukasi singkat mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, seperti konsumsi garam berlebih, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa pengendalian tekanan darah tidak hanya dilakukan melalui pengobatan, tetapi juga melalui perubahan perilaku sehari-hari.

Kolaborasi dengan Posyandu Dusun Bulu Dua turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Kader posyandu membantu mengoordinasikan peserta dan mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia. Sinergi antara mahasiswa dan kader kesehatan dinilai penting dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan di tingkat masyarakat.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Kami berharap warga semakin terbiasa melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala agar risiko hipertensi dapat diketahui lebih awal dan dicegah sejak dini,” ujar salah seorang kader Posyandu Dusun Bulu Dua.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi warga yang mengikuti pemeriksaan hingga selesai. Beberapa peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan tekanan darah.

brbr
brbr
br