Sidrap, NusantaraInsight – Kontingen Kabupaten Bantaeng sukses mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga petanque nomor Double Women pada ajang Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026.
Pasangan Husna, S.Pd. MM dan Jumriani, S.Pd tampil sebagai juara setelah memenangkan partai final yang berlangsung di Lapangan Petanque Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (4/7).
Sejak babak penyisihan hingga final, pasangan Bantaeng tampil konsisten. Permainan yang disiplin, akurasi lemparan, dan ketenangan saat menghadapi tekanan menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan medali emas sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng.
Pelatih Petanque Bantaeng, Sulkarnain, S.Pd., M.Pd., mengaku terharu atas keberhasilan anak asuhnya. Menurutnya, medali emas tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi petanque Bantaeng di ajang Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Jujur, saya sampai susah berkata-kata melihat perjuangan para atlet. Ini merupakan medali emas pertama yang berhasil dipersembahkan untuk Bantaeng di cabang petanque pada ajang ini. Semua ini adalah buah dari kerja keras atlet selama menjalani latihan beberapa bulan terakhir,” ujarnya.
Sulkarnain menjelaskan, sejak awal tim datang ke Sidrap bukan sekadar untuk berpartisipasi. Persiapan telah dilakukan secara maksimal dengan target memberikan hasil terbaik.
“Kami memang tidak datang hanya untuk meramaikan pertandingan. Sejak awal target kami adalah menjadi juara. Alhamdulillah, target itu bisa diwujudkan berkat semangat juang atlet, dukungan semua pihak, serta kerja sama tim yang sangat baik,” katanya.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi awal kebangkitan petanque Bantaeng sekaligus memotivasi lahirnya atlet-atlet baru yang mampu berprestasi pada tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, prestasi yang diraih Husna dan Jumriani diharapkan menjadi penyemangat bagi pembinaan olahraga petanque di Kabupaten Bantaeng ke depan.













