Wabup Sidrap Apresiasi Kehadiran Peserta Rakor Porsenijar 2026 PGRI Sulsel 

Sidrap, NusantaraInsight — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Nur Kana’ah, SH., M.Si mengawali Rapat Koordinasi Persiapan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) 2026 yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Pemerintah Kabupaten Sidrap, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Nur Kana’ah mengapresiasi kehadiran peserta rakor dan berharap pelaksanaan Porsenijar memberi dampak ekonomi positif bagi daerah. “Semoga bisa bermalam, sehingga dapat meningkatkan pendapatan di Kabupaten Sidrap. Karena di Sidrap sudah lengkap, mulai dari penginapan hingga rumah makan lengkap,” ujarnya.

Wabup juga memperkirakan jumlah peserta Porsenijar 2026 mencapai antara 60.000 hingga 80.000 orang. Menurutnya, event skala besar seperti ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. “Jadi rata-rata pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melonjak tajam ke angka 7,71 persen. Capaian ini merupakan yang tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan menempatkan Sidrap di posisi kelima se-Sulawesi serta ke-16 secara nasional,” kata Nur Kana’ah.

Sementara itu Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Selatan, Prof. Hasnawi Haris, memberikan penekanan pada persyaratan peserta agar kegiatan berjalan sesuai tujuan organisasi. Ia mengingatkan bahwa persyaratan dibuat untuk memastikan seluruh peserta adalah anggota PGRI agar tidak menimbulkan multitafsir.

BACA JUGA:  Ketua PGRI Barru Hadiri Konsolidasi Program GTK 2026, Soroti Pentingnya Penyamaan Persepsi di Era Digital

Prof. Hasnawi menyampaikan bahwa pelaksanaan Porsenijar telah disepakati berlangsung pada 1—5, namun setelah bertemu dengan Gubernur Sulsel, pembukaan dilakukan pada 2 Juli 2026. “Ke-empat kalinya kita berkoordinasi. Untuk pembukaan entertain diatur oleh Pak Bupati,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan tujuan kegiatan yang bukan semata-mata untuk mencari juara, melainkan membangun silaturahmi antaranggota. Untuk menjamin integritas lomba, wasit dan juri wajib menandatangani pakta integritas. “Wasit juri menandatangani pakta integritas agar bisa jujur dan adil. Jadi harus saya bertemu dulu,” kata Prof. Hasnawi.

Pembicaraan teknis lain pada rakor meliputi pengaturan defile agar lebih spektakuler serta persiapan hiburan pada acara pembukaan. Menurut Prof. Hasnawi, Menteri pendidikan dan Ketua Umum PGRI diperkirakan hadir pada pembukaan, sehingga resonansi acara akan kuat. Ia juga menyebut dukungan Gubernur dengan catatan memasukkan program “Anti Mager” dalam rangkaian kegiatan.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari serangkaian pertemuan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Porsenijar 2026 yang akan melibatkan ribuan guru dan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.