NusantaraInsight, Makassar — Bidang Kepanduan dan Kepemimpinan Partai (BKKP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar NGOPI IDE di Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Sabtu (25/4/2026).
Mengangkat tema “Meracik Kemandirian Finansial dan Ketokohan Sosial” menghadirkan tiga narasumber di antaranya, Mallarangeng Tutu, S.Pt ( Ketua MPW & Ketua Fraksi DPRD Sulsel); drg. Irwan Setiawan (Ketua Deputi Jejaka BKKP DPW & Entrepreneur Muda) dan Rahman Rumaday, S.I.Pem (Ketua BKKP DPW PKS & Penggiat Sosial).
Sebagai penghangat acara NGOPI IDE menghadirkan Anwar Faruq, S.Kom.,M.M (Ketua DPW PKS Sulsel) sebagai keynote speaker yang didampingi Kasman, S.Kom (Sekretaris DPW PKS Sulsel).
Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq dalam sambutannya membuka kunci untuk meracik kemandirian finansial dan ketokohan nasional yaitu berupa mindset dasar, visi jangka panjang kemandirian finansial, penguatan ekonomi berbasis komunitas dan juga budgetting.
“Untuk memahami kemandirian finansial dengan memperkuat dakwah, tidak konsumtif serta tidak konsumtif,” ungkap Anwar Faruq yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.
“Seperti keadaan saat ini BBM naik, ini tentu sangat mempengaruhi harga-harga komoditas,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung tentang visi jangka panjang untuk mencari sumber pendapatan, baik itu dalam bentuk UMKM, penguatan ekonomi berbasis komunitas serta diversifikasi untuk menambah penghasilan.
“Terakhir kami sampaikan agar bagaimana dapat menimba ilmu dari kemandirian finansial dari kedua narasumber,” pungkasnya.
Sebelumnya, Rahman Rumaday, S.I.Pem (Ketua Bidang Kepanduan dan Kepemimpinan Partai DPW PKS & Penggiat Sosial) menyampaikan bahwa NGOPI IDE ini menjawab dari keresahan yang ditangkap tentang “kerja terus, tapi hasil “begitu-begituji”.
“Maka dari itu, Kalau ada ide pasti ada jalan,” kata pria berkacamata tebal itu.
“Di PKS itu, siapapun kamu yang penting dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak dapat menjadi pengurus partai,” tandasnya.
Hingga berita ini dimuat, kedua narasumber masih menyampaikan materinya.













