Mahasiswa KKN Unhas Proker Instalasi Solar Sensor Light

NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Infrastruktur (KKN-TI Infrastruktur) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Instalasi Solar Sensor Light sebagai Solusi Penerangan Jalan Berbasis Energi Cahaya” di Dusun Borongkalukua dan Dusun Sungguminasa, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, pada tanggal 12-13 Februari 2026.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas penerangan jalan yang masih terbatas di beberapa titik wilayah dusun.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur jalan yang pada malam hari memiliki tingkat pencahayaan rendah, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna jalan serta menurunkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Berdasarkan hasil observasi lapangan dan diskusi dengan aparat desa serta masyarakat, instalasi lampu jalan tenaga surya dipilih sebagai solusi yang efektif, hemat energi, dan mudah diimplementasikan karena dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada jaringan listrik konvensional.

Penanggung jawab kegiatan, Muh Kurnia Akram S, mahasiswa Fakultas Teknik, Departemen Teknik Geologi Universitas Hasanuddin sekaligus peserta KKN-TI Infrastruktur Gelombang 115, menyampaikan bahwa program ini bertujuan meningkatkan ketersediaan fasilitas penerangan jalan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi energi terbarukan di tingkat desa.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT Unhas Gelar Program Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga

“Melalui instalasi solar sensor light, kami berharap dapat membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari, serta memberikan contoh pemanfaatan teknologi energi surya yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk mengidentifikasi titik lokasi yang memiliki tingkat penerangan rendah.

Selanjutnya dilakukan survei lapangan, penentuan lokasi prioritas, serta persiapan alat dan bahan sebelum proses instalasi dilakukan. Lampu yang dipasang menggunakan sistem panel surya dan sensor cahaya otomatis yang memungkinkan lampu menyala saat kondisi gelap dan mati pada siang hari.

Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa unit solar sensor light berhasil terpasang pada titik prioritas di kedua dusun. Area yang sebelumnya gelap kini memiliki tingkat visibilitas yang lebih baik, sehingga mendukung keselamatan pengguna jalan dan meningkatkan rasa aman masyarakat dalam beraktivitas pada malam hari.

Program ini juga memberikan nilai edukatif melalui transfer pengetahuan mengenai teknologi energi surya kepada masyarakat setempat.