NusantaraInsight, Makassar — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Dr Hasnawi Haris, M.Hum mengharapkan agar Majalah Suara PGRI bukan hanya sebagai media internal semata.

“Akan tetapi saya mengharapkan agar untuk ke depannya dapat mengisi rubrik -rubrik organisasi PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan,” ungkap Prof Hasnawi Haris saat memimpin Rapat Koordinasi melalui zoom, Sabtu (21/2/2026).
Ia juga menegaskan agar Bidang Komunikasi dan Informasi di PGRI Sulsel Dr Yahya Mustafa agar segera mengadakan bimbingan teknis atau pelatihan jurnalistik bagi seluruh Bidang Komunikasi dan Informasi di kabupaten kota.
“Ini untuk menyiapkan SDM-SDM PGRI se-Sulsel sebagai penyampai informasi organisasi,” sarannya lagi.
Ia juga menyinggung, bahwa ini tidak mengikat kepada bagian Kominfo saja, akan tetapi sesuai dengan kebijakan di kabupaten kota masing-masing dapat menyertakan beberapa orang untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Rapat koordinasi yang dipandu oleh Sekretaris PGRI Sulsel Dr. Abdi, S.Pd.,M.Pd dan diikuti oleh seluruh pengurus PGRI Kabupaten Kota di Sulsel.

Sementara itu Ketua Bidang Kominfo PGRI Sulsel Dr Yahya Mustafa akan menindaklanjuti arahan dari Ketua PGRI Sulsel agar Majalah Suara PGRI menjadi corong PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan.
“Tentu untuk menindaklanjuti hal itu, kita akan melakukan bimbingan teknis atau pelatihan jurnalistik untuk menyamakan persepsi tentang pemberitaan organisasi kita,” ucap Dr Yahya yang juga dosen Komunikasi Unismuh Makassar ini.
Ia juga menyampaikan bahwa Bimtek ini akan dilakukan pada pertengahan Maret setelah Ramadan dan ia mengharapkan agar Kominfo PGRI di Kabupaten Kota dapat mengirimkan calon peserta Bimtek dan sekaligus menyiapkan bahan berita yang akan dipublikasikan.
Hingga berita ini dimuat, rapat koordinasi secara daring ini masih berlangsung untuk membicarakan teknis pengiriman Majalah Suara PGRI.












