NusantaraInsight, Makassar — Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (Mulia) langsung mengakselerasi arah pembangunan Kota Makassar dengan menitikberatkan pada penguatan fondasi jangka panjang.
Tahun pertama kepemimpinan keduanya menjadi momentum konsolidasi, pembenahan sistem, serta percepatan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dari langkah-langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Mulai dari penataan infrastruktur, pengamanan aset daerah, hingga peningkatan kualitas layanan publik, seluruh kebijakan dirancang untuk memperkuat daya saing dan konektivitas kota.
Dalam satu tahun pertama, Munafri–Aliyah berupaya memastikan setiap program berjalan terukur dan memberikan dampak nyata, sekaligus menyiapkan Makassar menghadapi tantangan pertumbuhan kota yang semakin dinamis di masa mendatang.
Melalui langkah sistematis yang dijalankan Dinas Pertanahan, Pemerintah Kota Makassar, mengamankan puluhan bidang lahan dengan proses pensertifikatan yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya ini bukan sekadar administrasi, melainkan bagian penting dari strategi besar memastikan seluruh aset daerah memiliki kepastian hukum sebelum pembangunan fisik dilaksanakan.
Kawasan Untia diproyeksikan menjadi episentrum baru pengembangan infrastruktur olahraga dan kawasan penunjang di Makassar. Karena itu, penguatan aspek legalitas menjadi prioritas agar setiap tahapan pembangunan berjalan tanpa hambatan hukum, sekaligus melindungi aset pemerintah daerah dari potensi sengketa di masa mendatang.
Di tahun pertama masa kerja Munafri–Aliyah, langkah pengamanan aset ini menjadi fondasi nyata bagi percepatan pembangunan Stadion Untia, sebuah proyek prioritas yang diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas olahraga representatif, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir dan memperkuat wajah baru Makassar ke depan.
Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menyertifikatkan sebanyak 19 bidang lahan.
Dari jumlah tersebut, 14 bidang berada di kawasan Untia sekitar 23 hektar bersertifikasi, yang diproyeksikan untuk mendukung pembangunan stadion.
“Pada tahun 2025 terdapat 19 bidang lahan yang telah disertifikatkan. Sebanyak 14 bidang di antaranya berlokasi di Untia untuk mendukung program prioritas Wali Kota, yakni pembangunan Stadion Untia,” ujarnya, di momentum satu tahun pemerintahan MULIA, Jumat (20/2/2026).












