NusantaraInsight, Makassar — Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) menjadi tujuan kunjungan dari 18 pimpinan perguruan tinggi serta pengurus yayasan yang berada di bawah koordinasi Kantor LLDIKTI Wilayah XIV Papua.
Rombongan tersebut diterima langsung oleh Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., di Kampus II UKIP yang terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan, Daya Makassar.
Selama pertemuan tersebut, Prof. Agus Salim memaparkan perkembangan pesat UKI Paulus yang didirikan pada 2 September 1963 oleh Yayasan PIKI Paulus.
Saat ini, UKI Paulus mengelola 21 program studi, terdiri dari 1 program doktor (S3) Ilmu Hukum, 4 program magister (S2), 15 program sarjana (S1), serta 1 program profesi.
Dosen yang mengajar di UKI Paulus berjumlah 170 orang, dengan sekitar 70% di antaranya berpendidikan doktor, baik lulusan dalam maupun luar negeri.
Prof. Agus Salim juga mengungkapkan, pada tahun 2025, UKI Paulus memperoleh kepercayaan dari pemerintah untuk membuka Fakultas Kedokteran, yang saat ini telah memasuki angkatan kedua mahasiswa baru. Selain itu, sejumlah program studi baru seperti S3 Teknik Sipil, S3 Ilmu Ekonomi, S1 Teknik Pertambangan, dan S1 Kepelatihan Olahraga, tengah menunggu izin operasional.
Sementara itu, Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB), H. Wardi, S.P., yang juga merupakan bagian dari rombongan tersebut, memberikan apresiasi terhadap tata kelola perguruan tinggi yang diterapkan di UKI Paulus.
Menurut H. Wardi, pencapaian UKI Paulus dalam bidang sumber daya manusia patut dicontoh, terutama dengan banyaknya Guru Besar dan penghargaan yang diraih dari Kemenristeksaintek, termasuk prestasi sebagai kampus terbanyak dalam membuka program studi. “UKI Paulus juga menjadi pelopor dalam penerimaan mahasiswa baru melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau,” ujarnya.
UMPB Terus Berkembang
Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB), yang sebelumnya dikenal sebagai STKIP Muhammadiyah Manokwari, kini tengah berkembang pesat sejak resmi menjadi universitas pada tahun 2025. Saat ini, UMPB mengelola dua fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan program studi S1 PGSD, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Biologi, dan S1 Pendidikan Matematika. Fakultas Saintekkes dengan program studi S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Informatika, S1 Manajemen, dan S1 Administrasi Kesehatan juga semakin diminati oleh calon mahasiswa.
Program studi S1 PGSD saat ini menjadi favorit di kalangan mahasiswa, dengan jumlah mahasiswa mencapai 1.700 orang. Pada tahun 2024, UMPB berhasil menerima 365 mahasiswa baru, sementara pada 2025 jumlahnya meningkat menjadi 483 orang. Kampus yang terletak di daerah pesisir pantai, dekat dengan kantor Gubernur Papua Barat, diharapkan akan menjadi pusat pendidikan yang semakin berkembang di masa depan.












