UKI Paulus Makassar Terima 18 Kampus LLDIKTI X IV Papua, Ini Tujuannya 

NusantaraInsight, Makassar — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar menerima kunjungan pimpinan perguruan tinggi swasta dan pengurus yayasan dari wilayah kerja LLDIKTI Wilayah XIV Papua, Rabu (11/2/2026) siang. Kunjungan berlangsung di Kampus UKI Paulus Daya, Makassar.

Sebanyak 18 perguruan tinggi, terdiri atas 11 pimpinan kampus dan 7 pengurus yayasan, hadir untuk berdiskusi sekaligus melakukan benchmarking tata kelola perguruan tinggi.

Rombongan diterima langsung oleh Rektor UKI Paulus Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae, S.T., M.T.

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Aset Dr. Sita Yubelina Sabandar, S.E., M.M., Ak., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Ir. Alpius, M.T., serta Sekretaris Rektor Dr. Ir. Corvis L. Rantererung, S.T., M.T., bersama pimpinan fakultas dan program studi.

Pada pemaparannya, Prof. Agus Salim menjelaskan, UKI Paulus didirikan 2 September 1963 oleh Yayasan PIKI Paulus, saat ini mengelola 21 program studi, terdiri atas 1 program doktor (S3) Ilmu Hukum, 4 program magister (S2), 15 program sarjana (S1), serta 1 program profesi.

BACA JUGA:  Rekon BOSP, Cabang Dinas Atur Jadwal Sekolah

UKI Paulus memiliki 170 dosen, dengan sekitar 70 persen berpendidikan doktor lulusan dalam dan luar negeri. Saat ini terdapat 14 Guru Besar dengan jabatan akademik profesor.

“Tahun 2025 UKI Paulus juga mendapat kepercayaan pemerintah membuka Fakultas Kedokteran, dan semester ini telah memasuki angkatan kedua mahasiswa baru,” ujar Prof. Agus.

Selain itu, UKI Paulus tengah menunggu izin operasional sejumlah program studi baru, yakni S3 Teknik Sipil, S3 Ilmu Ekonomi , S1 Teknik Pertambangan, serta S1 Kepelatihan Olahraga.

Jumlah mahasiswa UKI Paulus saat ini mencapai sekitar 5.000 orang, dengan jumlah alumni lebih dari 30.000 orang. Khusus mahasiswa pascasarjana tercatat sekitar 1.000 mahasiswa, terbanyak pada Program Magister Manajemen dengan sekitar 400 mahasiswa.

Prof. Agus juga menambahkan bahwa UKI Paulus merupakan pelopor penerimaan mahasiswa melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Sementara itu, Wakil Rektor I Prof. Yoel Pasae menyampaikan bahwa pada tahun lalu UKI Paulus meraih penghargaan dari Kemendiktisaintek sebagai perguruan tinggi dengan pembukaan program studi terbanyak, yakni 8 program studi dalam satu tahun.

BACA JUGA:  Nafsu Bersaing Penyebab Bentrokan Suporter Bola di Indonesia

“Beberapa di antaranya merupakan yang pertama di Kawasan Timur Indonesia, seperti S1 Artificial Intelligence dan D4 Akuntansi Perpajakan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam dua tahun ke depan UKI Paulus menargetkan penambahan 15 Guru Besar, masing-masing 5 profesor pada 2026 dan 10 profesor pada 2027.