NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Infrastruktur Gelombang 115 Universitas Hasanuddin Posko Mattirotasi 2, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Ecoprint melalui program inovatif ECO.ZEN (Ecoprinting: Zona Edukasi & Natural).
ECO.ZEN ini adalah program kerja individu Alfrida Kendek, seperti disampaikan, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, program ini dirancang sebagai ruang eksplorasi dan edukatif untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan anak-anak Sekolah Dasar (SD).
Melalui teknik ecoprint, ECO.ZEN mendorong pemanfaatan optimal lingkungan sekitar.
Program ini menawarkan pengalaman pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan alam, mengenali berbagai jenis tumbuhan, dan memahami karakter unik setiap daun dan bunga yang dapat diubah menjadi karya seni.
Selain fokus pada ecoprint, program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan cinta terhadap lingkungan sejak dini, merangsang imajinasi, dan mengembangkan keterampilan motorik halus mereka.
Sosialisasi dan demonstrasi ini dilaksanakan di SDN 214 Inpres Bawalangiri pada Jumat, 30 Januari 2026 lalu.
Ecoprint adalah teknik mencetak bahan alami, seperti dedaunan dan bunga, langsung dari alam ke atas media berupa kain, tote bag dan sebagainya.
Dalam sosialisasi dan demonstrasi ini, proses ECO.ZEN menggunakan tote bag sebagai media untuk anak-anak SD. Proses pembuatan ecoprint melibatkan beberapa tahap.
Pertama, mordanting yaitu kain direndam dalam air hangat dan bubuk tawas selama kurang lebih dua jam, lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga kering.
Kedua, pencetakan dengan teknik pounding, yaitu anak-anak memukulkan daun dan bunga ke atas media (tote bag) untuk mencetak motif.
Terakhir, fiksasi yaitu untuk memperkuat warna, kain direndam dalam larutan tawas yang dilarutkan dalam air selama satu jam, kemudian dijemur di bawah terik matahari hingga kering.
Keunggulan ecoprint tidak hanya terletak pada keindahan hasilnya, tetapi juga pada filosofinya yang ramah lingkungan. Teknik ini minim limbah dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Melalui program ECO.ZEN dengan teknik ecoprint ini, diharapkan dapat menjadi wadah pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan bagi anak-anak.
Selain itu, program ini menunjukkan bagaimana inovasi berbasis kearifan lokal dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dapat menjadi kunci efektivitas pengembangan desa.












