Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasi dan Demonstrasi Penerapan Pipa Biopori di Desa Benteng

NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Sosialisasi dan Demonstrasi Penerapan Pipa Biopori sebagai Upaya Peningkatan Daya Serap Tanah dan Pengelolaan Sampah Organik” pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Desa Benteng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mengatasi permasalahan genangan air serta pengelolaan sampah organik rumah tangga. Melalui penerapan pipa biopori, diharapkan daya serap tanah dapat meningkat sekaligus mengurangi volume sampah organik dengan memanfaatkannya sebagai kompos alami.

Penanggung jawab program kerja, Ahmad Syafaat, mengungkapkan bahwa pipa biopori merupakan solusi sederhana, murah, dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

“Melalui sosialisasi dan demonstrasi ini, kami ingin memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu menerapkan teknologi biopori secara mandiri di lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep biopori, manfaatnya bagi lingkungan, serta langkah-langkah pembuatannya. Selanjutnya, mahasiswa KKN-T melakukan demonstrasi langsung pemasangan pipa biopori di salah satu titik di Desa Benteng dengan melibatkan partisipasi warga setempat.

BACA JUGA:  Pengurus PGRI Pangkep 2025-2030 Dikukuhkan

Program kerja ini mendapat respon positif dari masyarakat Desa Benteng. Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif bertanya terkait manfaat serta perawatan pipa biopori. Beberapa warga bahkan menyampaikan ketertarikannya untuk menerapkan biopori di pekarangan rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.