Mahasiswa KKN-T 115 Unhas Edukasi Pengenalan Tubuh pada Masa Pubertas bagi Siswa SD di Desa Benteng

NusantaraInsight, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan edukasi bertajuk “Pengenalan Tubuh dan Batasan Diri di Masa Pubertas pada Anak Sekolah Dasar” sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak sejak dini terkait perubahan fisik serta pentingnya menjaga batasan diri.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua sekolah dasar, yakni SDN 182 Inpres Bentenge pada 14 Januari dan SDN 32 Sumpatu pada 21 Januari, dengan sasaran siswa kelas V dan VI.

Pemilihan sasaran tersebut didasarkan pada fase perkembangan anak yang mulai memasuki masa pubertas, sehingga membutuhkan pendampingan dan edukasi yang tepat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan materi edukatif mengenai pengenalan bagian tubuh, perubahan yang terjadi pada masa pubertas, serta pemahaman tentang batasan diri dan pentingnya menjaga tubuh dari perilaku yang tidak pantas.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa, disertai diskusi ringan dan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak.

Alya Rezki Faisal selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan untuk membekali anak dengan pengetahuan dasar tentang tubuh mereka sendiri serta menumbuhkan keberanian untuk menjaga dan menghargai diri.

BACA JUGA:  Pertama di Indonesia Timur, Prodi S1 Kecerdasan Buatan (AI) UKI Paulus Terima Mahasiswa Baru

“Kami berharap anak-anak dapat lebih memahami perubahan yang mereka alami serta mampu mengenali batasan diri sejak dini sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan perilaku yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program ini penting untuk mendukung pendidikan karakter serta kesehatan reproduksi anak di lingkungan sekolah. Siswa juga terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi tanya jawab.

Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi siswa, serta menjadi bekal awal dalam menghadapi masa pubertas dengan sikap yang lebih sadar, percaya diri, dan bertanggung jawab.