Fakta Menarik Pembukaan Porsenijar PGRI Makassar

Fakta
Pertunjukan Barongsai

NusantaraInsight, Makassar — Pembukaan Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Makassar pada Minggu (1/2/2026) di Lapangan Tenis Indoor Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan menyisakan sejumlah fakta menarik.

Berikut ini fakta menarik seputar acara pembukaan Porsenijar Kota Makassar :

1. Acara Pembukaan Berpindah

Acara pembukaan Porsenijar PGRI Kota Makassar sedianya di pusatkan di Lapangan Manggala Jalan Lasuloro Raya Kecamatan Manggala, namun karena dikhawatirkan terjadi hujan maka dipindahkan ke Lapangan Tenis Indoor BBGTK Sulsel.

Fakta
Pembukaan Porsenijar kota Makassar

Ini disampaikan oleh Ketua PGRI Kota Makassar Dr Pantja Nurwahidin, Minggu (1/2/2026) sebelum acara di mulai.

“Karena dikhawatirkan terjadi hujan, maka pada Jumat lalu saya berbicara dengan pihak BBGTK dan akhirnya kita diberi lokasi ini,” ungkapnya.

2. Jalan Adhyaksa Macet

Antusiasme para peserta Porsenijar Kota Makassar untuk menghadiri acara pembukaan membuat ruas jalan Adhyaksa mengalami kemacetan.

Padahal diketahui pada saat acara akan digelar hujan deras mengguyur kota Makassar, namun hal ini tak menyurutkan niat para peserta untuk hadir di acara pembukaan.

BACA JUGA:  Buku Ngaji Sugih Karya Soraya Segera Diluncurkan di Makassar
Fakta
Foto bersama peserta Porsenijar kota Makassar

Dari pantauan media ini, lapangan parkir Kantor BBGTK Sulsel yang berada di Jalan Adhyaksa nomor 2 tak dapat menampung kendaraan para peserta, sehingga para peserta memilih memarkirkan kendaraannya di kedua sisi jalan.

Bahkan kendaraan roda empat para peserta Porsenijar diparkir hingga ke Jalan Adhyaksa 2.

3. Menampilkan Pertunjukan Barongsai

Fakta menarik selanjutnya adalah, penampilan pertunjukan Barongsai oleh siswa UPT SPF SDN Bulogading.

Seperti diketahui, Barongsai adalah tarian tradisional Tiongkok yang menggunakan sarung menyerupai singa.

Fakta
Pertunjukan Barongsai

Kesenian yang sering disebut sebagai tarian singa ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu utara dan selatan. Singa utara memiliki surai ikal dan berkaki empat. Sedangkan singa selatan yang lincah memiliki sisik dengan jumlah kaki bervariasi antara dua atau empat dan dilengkapi tanduk.

Atraksi barongsai melibatkan gerakan kaki yang menuntut kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan kaki pemainnya. Kekuatan tangan juga diperlukan untuk memainkan kepala barongsai atau mengangkat badan teman yang di depan.

Jadi, bisa dikatakan, atraksi barongsai terpusat pada olah gerak tubuh. Di dalamnya ada unsur tarian, bela diri, dan akrobatik. Gerakannya mengikuti hentakan ritme yang dihasilkan oleh pemain musik.

BACA JUGA:  Ini Giat Mahasiswa KKN-T Unhas di Desa Mamampang Gowa

Dan uniknya, siswa SDN Bulogading dapat mempertontonkan keahlian dan kelincahan gerak tubuh mereka dalam melakoni atraksi Barongsai ini.

Pertunjukan Barongsai pada pembukaan Porsenijar Kota Makassar dimungkinkan juga untuk merayakan Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026 ini.

Adapun pertunjukan barongsai bertujuan utama untuk mendatangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan, serta mengusir roh jahat atau energi negatif menggunakan suara drum yang nyaring. Tradisi ini melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan, sering dipentaskan saat Imlek, pembukaan usaha, atau perayaan penting lainnya.

Banjir Angpao

Angpao atau ampau adalah amplop berisi uang yang diberikan sebagai hadiah atau angpau dalam perayaan tradisional, terutama Imlek. Biasanya amplop yang diberikan berwarna merah.