NusantaraInsight, Luwu Timur — Tim MKPK Batch V Bina Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar diskusi bersama peternak di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, 12 Januari 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk empati sosial mahasiswa terhadap kondisi dan permasalahan yang dihadapi peternak, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan pemeliharaan ternak.
Diskusi dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke rumah dan kandang peternak yang tersebar di delapan dusun, yakni Dusun Birono Jaya, Dusun Laroeha, Dusun Roroi, Dusun Koropansu, Dusun Lahumpangi Barat, Dusun Lahumpangi Timur, Dusun Rende-Rende, dan Dusun Dandawasu.
Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa melihat secara langsung kondisi ternak sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan peternak.
Selama kunjungan, mahasiswa berdiskusi secara langsung dengan peternak mengenai berbagai keluhan yang dihadapi, terutama terkait kondisi kesehatan ternak serta kendala dalam pemeliharaan sehari-hari.
Diskusi dilakukan sembari mengamati kondisi fisik ternak dan lingkungan kandang, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai permasalahan peternakan rakyat di Desa Parumpanai.
Sekretaris Desa Parumpanai, Darwis, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa yang turun langsung ke lapangan dan mendengarkan keluhan peternak.
Menurutnya, pendekatan tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam memetakan permasalahan riil yang dihadapi masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa yang langsung berdiskusi di kandang-kandang peternak memberi gambaran nyata kondisi peternakan di desa kami. Ini sangat bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program desa ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak pendukung lainnya dalam meningkatkan kualitas peternakan rakyat.
Kegiatan diskusi bersama peternak ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan sektor peternakan desa.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Parumpanai, BUMDesma Wute Manuwo, serta PT Vale Indonesia Tbk sebagai mitra yang turut mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Parumpanai.












