Mahasiswa KKNT Unhas Manfaatkan Tanaman Sereh sebagai Spray Anti Nyamuk Alami di Desa Mattirotasi Sidrap

NusantaraInsight, Sidrap — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa Pemanfaatan Tanaman Sereh sebagai Spray Anti Nyamuk Alami di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Dahlia 2 Dusun Kamirie sebagai upaya pemanfaatan potensi tanaman lokal untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan lingkungan rumah tangga.

Program kerja ini dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2026, seperti disampaikan penanggung jawab program Syarmila S, mahasiswa Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, kegiatan ini diikuti oleh masyarakat sekitar Posyandu Dahlia 2 yang menunjukkan ketertarikan terhadap pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengendalian nyamuk.

Ia menjelaskan bahwa spray anti nyamuk berbahan sereh merupakan produk pengusir nyamuk alami yang dibuat dari ekstrak tanaman sereh sebagai bahan utama.

“Produk ini dirancang sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan obat nyamuk berbahan kimia, serta mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan rumah tangga,” ulasnya.

BACA JUGA:  Pembukaan Porseni SMAN 8 Bone "Spektakuler" Bak Pembukaan Sea Games

“Pemilihan tanaman sereh sebagai bahan dasar program kerja dilatarbelakangi oleh ketersediaannya yang melimpah di Desa Mattirotasi dan banyak ditanam di pekarangan warga. Selain mudah diperoleh, tanaman sereh mengandung senyawa alami seperti sitronelal yang berfungsi sebagai penolak nyamuk,” sambungnya menjelaskan.

Ia juga mengatakan bahwa pemanfaatan sereh diharapkan dapat menjadi solusi sederhana, aman, dan efektif dalam mengurangi gangguan nyamuk di lingkungan masyarakat.

Lebih lanjut, Syarmila menjelaskan tujuan dari pelaksanaan program kerja ini adalah untuk memanfaatkan tanaman sereh sebagai alternatif pengendalian nyamuk yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Adapun manfaat yang diharapkan antara lain mengurangi penggunaan obat nyamuk berbahan kimia, meningkatkan kenyamanan lingkungan rumah tangga, serta menambah pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan bahan alami yang ada di sekitar mereka.

Proses pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi dan praktik langsung pembuatan spray anti nyamuk berbahan sereh.

Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai manfaat tanaman sereh, dilanjutkan dengan proses pengolahan sereh, pengambilan ekstrak, pencampuran bahan, hingga pengemasan ke dalam botol spray agar mudah digunakan oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Tim Kurikulum dan Tim Guru BK/BP SMA Negeri 2 Enrekang Lakukan Tryout dan Pembahasan Soal TPA dan UTBK

“Metode praktik langsung dipilih agar masyarakat dapat memahami proses pembuatan secara sederhana dan mudah diterapkan secara mandiri di rumah,” ucapnya.