Mahasiswa KKNT 115 Unhas Ajarkan Menabung Berbasis Pemanfaatan Limbah di SD 2 Lainungan

NusantaraInsight, Sidrap — Mahasiswa KKNT 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu Implementasi Konsep Akuntansi Dasar dalam Pembentukan Perilaku Menabung Berbasis Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga pada Siswa Sekolah Dasar di SDN 2 Lainungan Desa Mattirotasi.

Program kerja ini dilaksanakan di SDN 2 LAINUNGAN Desa Mattirotasi khususnya kelas 6, pada Jumat (17/01/2026), seperti disampaikan mahasiswa penanggung jawab Elgy Malinda Putri dari fakultas Ekonomi dan Bisnis program studi Akuntansi kepada media, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa sekolah dasar, mengenalkan pengelolaan keuangan sederhana, serta melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah rumah tangga.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menabung dan pengelolaan uang saku sederhana.

“Kebiasaan menabung sejak dini sangat penting untuk membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan,” jelas Elgy dengan penyampaian materi yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan usia siswa.

BACA JUGA:  Ketum PGRI Hadir di Soppeng, Dr.Basri: Momentum Pencerahan Pendidikan Sulsel

Selanjutnya, siswa diajak untuk memanfaatkan limbah rumah tangga seperti botol plastik dan kaleng bekas untuk dijadikan celengan pribadi.

Mahasiswa mengatakan bahwa pemanfaatan limbah rumah tangga ini bertujuan agar siswa tidak hanya belajar menabung, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan celengan dari limbah rumah tangga. Siswa secara aktif terlibat dalam proses pembuatan dan menghias celengan sesuai dengan kreativitas masing-masing.

“Metode praktik langsung dipilih agar siswa lebih mudah memahami materi dan lebih antusias dalam mengikuti kegiatan,” imbuhnya.

“Melalui kegiatan ini kami mengharapkan agar siswa dapat membiasakan diri untuk menabung sejak dini serta menerapkan pengelolaan uang saku sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

Ia juga mengharapkan agar celengan yang telah dibuat dapat digunakan secara rutin baik di rumah maupun di sekolah.

Output dari kegiatan ini berupa celengan pribadi hasil karya siswa serta meningkatnya pemahaman dan kebiasaan menabung.

Program ini diharapkan dapat berkelanjutan meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.

BACA JUGA:  Disdik Sulsel-BKD Harap Non ASN Lolos di P3K

Mahasiswa mengharapkan dukungan dari pihak sekolah dan guru untuk melanjutkan kegiatan menabung sebagai bentuk pembiasaan, serta mengembangkan program ini menjadi tabungan kelas atau tabungan sekolah.