NusantaraInsight, Parepare — Guna membangun karakter disiplin dan kepedulian lingkungan pada generasi muda, Mahasiswa KKN-T gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) Fakultas Kehutanan Dwi Wahyuni melaksanakan program edukasi lingkungan di lingkup sekolah dasar pada Rabu (21/01/2026).
Program yang diberi nama BIJAK SEJAK DINI ini menyasar pengelolaan sampah sebagai langkah awal menjaga ekosistem wilayah.
Program BIJAK atau Bina Jaga Kebersihan Sejak Dini dilaksanakan di SDN 64 Parepare. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian Mahasiswa KKN-T 115 dalam mengelola lingkungan sekolah agar tetap sehat dan nyaman untuk proses belajar mengajar.
Berlangsung selama satu hari penuh, kegiatan ini difokuskan pada penguatan pemahaman teori dan praktik lapangan secara simultan.
Sasaran utama dari kegiatan ini adalah seluruh siswa-siswi kelas 1, 3, dan kelas 6. Mereka diajak untuk memahami bahwa sampah bukan sekadar kotoran yang harus dibuang, melainkan tanggung jawab yang harus dikelola.
Program ini hadir sebagai respons atas pentingnya menjaga kelestarian ekosistem di wilayah Kelurahan Tiro Sompe sejak usia dini. Selain untuk keindahan, pengelolaan sampah yang benar dilakukan untuk memutus rantai risiko penyebaran penyakit yang sering timbul akibat lingkungan sekolah yang kotor.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi materi interaktif mengenai bahaya sampah bagi kesehatan. Tak hanya duduk di kelas, para siswa kemudian diajak melakukan praktik pemilahan sampah organik dan anorganik secara langsung di lapangan.
“Melalui BIJAK, kami ingin menciptakan budaya baru di sekolah. Siswa tidak hanya sekadar tahu, tapi paham cara membedakan sampah organik dan anorganik melalui praktik langsung. Target kami, setidaknya 75 persen siswa mampu mengelola sampahnya dengan benar setelah kegiatan ini” ungkap Dwi Wahyuni
Lebih lanjut, ia menjelaskan indikator keberhasilan program ini terlihat dari antusiasme lebih dari 80 persen siswa yang terlibat aktif.
“Tidak hanya mendengarkan materi, para siswa langsung terjun dalam simulasi pembersihan lapangan dan kuis interaktif untuk menguji pemahaman mereka mengenai jenis-jenis sampah,” terangnya.
Dengan lingkungan sekolah yang bersih, diharapkan tercipta suasana belajar yang lebih nyaman dan sehat bagi seluruh warga sekolah di SDN 64 Parepare.
“Program BIJAK ini diharapkan menjadi pemantik karakter disiplin bagi generasi muda di Tiro Sompe untuk terus menjaga ekosistem hingga mereka dewasa nanti,” pungkasnya












