NusantaraInsight, Barru — Pada Selasa, 30 September 2025. Program Magister Terapan Rekayasa Perawatan dan Restorasi Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), menggelar kuliah lapangan di Jembatan Pelengkung Bojo, ruas Barru-Pare-Pare, Kabupaten Barru.
Fokus utama dari kunjungan ini adalah untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan uji statis dan dinamis pada jembatan.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Studi Kasus dan Forensik Jembatan. Kunjungan ini diterima langsung oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Selatan.
Didampingi oleh Dr. Andi Maal selaku Koordinator Program Studi, serta Dr. Hasmar Halim dan Dr. Sri Gusty, dosen pengampu mata kuliah.
Pelaksanaan kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami kompleksitas pengujian jembatan.
“Uji statis dan dinamis sangat penting untuk mengevaluasi kondisi struktural jembatan. Melalui pengujian ini, kita dapat mengidentifikasi potensi masalah dan merencanakan tindakan perbaikan yang tepat,” jelas Dr. Fatriady selaku Tim Teknis Jembatan P2JN Sulsel
Selama kunjungan, mahasiswa berkesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis. Mereka juga terlibat dalam diskusi mengenai interpretasi hasil uji dan implikasinya terhadap keamanan dan umur pakai jembatan.
Dr. Sri Gusty menambahkan, “Kuliah lapangan ini memberikan penjelasan tentang pentingnya pemeliharaan jembatan yang berkelanjutan. Kami berharap mahasiswa dapat menerapkan hasil dari kuliah lapangan ini dalam karir profesional mereka.”
Kunjungan ini menegaskan komitmen PNUP dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoriti s, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri konstruksi.












