Pantai Biru Dipenuhi Sampah

Pantai biru
Objek wisata Pantai Biru di Kawasan Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (28/2/2025) pagi

NusantaraInsight, Makassar — Objek wisata Pantai Biru di Kawasan Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (28/2/2025) pagi tampak dipenuhi sampah hingga jarak 2-3 meter ke daratan.

Wartawan media ini yang berada di Pantai Biru dan berniat berendam bersama orang tua, menemukan sampah di sepanjang pantai yang dihempas gelombang.

Sampah itu terdiri atas potongan-potongan kayu kecil dan humus yang bersumber dari hutan yang hanyut bersama banjir selama hujan lebat beberapa hari lalu.

Jika di pantai penuh dengan tumpukan sampah yang memanjang mengikuti garis pantai, di dalam air penuh dengan lumpur halus yang tampaknya merupakan bagian dari sampah yang halus dan tenggelam ke dasar laut di bagian pantai yang dalam. Terdapat potongan-potongan kayu sepanjang satu meter tenggelam di dasar pantai.

Di pinggir pantai dengan ketinggian hingga mata kaki juga penuh dengan potongan kayu yang terasa runcing dan dapat melukai telapak kaki jika tidak hati-hati menginjaknya.

Sepanjang Pantai Biru hingga pada jarak sekitar 400m yang tampak adalah pantai yang penuh dengan sampah. Padahal, pada bagian yang rutin disambangi wartawan media ini sebelumnya merupakan bagian pantai yang airnya jernih.

BACA JUGA:  Kabar Duka, Kadisnakertrans Sulsel Ardiles Saggaf Meninggal Dunia

Namun Jumat pagi, airnya tampak keruh dan berwarna cokelat hingga sekitar 30-40 m dari garis pantai.

Akibatnya, untuk menikmati pantai dengan cara berendam dengan air yang jernih pengunjung harus bergerak jauh dari pinggir pantai, lebih ke dalam lagi dengan ketinggian air hingga leher orang dewasa.

Namun langkah seperti ini bisa membahayakan terbawa arus gelombang jauh lebih ke dalam jika tidak menggunakan ban mobil sebagai pelampung.

Solusi yang dapat dilakukan untuk melenyapkan sampah di sepanjang pantai ini, jalan satu-satunya harus digusur dengan menggunakan bulldozer.

Namun siapa yang bisa mengatasinya karena kemungkinan besar objek wisata mandi di pantai ini dikelola oleh warga setempat. (MDA).