NusantaraInsight, Makassar — Angkat Koper terdiri dari dua suku kata, Angkat merupakan kata kerja yang memiliki arti memindahkan barang atau benda ke tempat yang lebih tinggi, Koper adalah tas besar atau wadah untuk menyimpan pakaian untuk bepergian.
Angkat Koper adalah suatu frasa idiomatik dalam bahasa Indonesia yang berarti berangkat bisa juga berarti meninggalkan suatu tempat atau kegiatan.
Kita masih ingat Akademi Fantasi Indosiar (AFI) yang tayang November 2003, juga memakai simbol “Angkat Koper” untuk kontestan yang tereliminasi.
Acara yang mengadopsi acara La Academia dari Meksiko ini pada akhir acara menyiapkan koper sebagai tanda bahwa kontestan yang meraih nilai voting terendah akan segera pergi dari akademi tempat mereka diadu.
Memasuki tahun 2025 ini, sejumlah pejabat di Indonesia bersiap-siap untuk segera “Angkat Koper” baik itu karena masa jabatan telah habis karena mereka cuma Penjabat (PJ), Penjabat Sementara (Pjs) ataupun Pelaksana Tugas (Plt). Namun ada juga yang segera pergi dari singgasananya karena kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 ini.
Tentu sejumlah calon pemimpin baru telah berkemas dan merapikan pakaiannya untuk disimpan dan menunggu saatnya untuk “Angkat (Membawa barang ke tempat lebih tinggi) Koper (Tempat untuk menyimpan pakaian) dari rumahnya ke rumah jabatan.
Namun ada juga yang nahas sebelum berjumpa dengan tahun 2025, pada akhir 2024 ini, mereka juga harus segera Angkat Koper, dengan berbagai hal. Baik itu karena imbas kemarahan pimpinannya yang menganggapnya tidak becus dalam bekerja atau juga karena sudah tidak loyal dan melihat pimpinannya saat ini, sudah dekat-dekat untuk segera pergi.
Termasuk penulis, yang akhir Desember 2024 harus segera Angkat Koper dari rumah menuju pengungsian karena banjir yang melanda tiga kecamatan (Panakkukang, Manggala, Biringkanaya) di Kota Makassar.
Menyambut tahun 2025, Nusantarainsight.com yang mengembang pemberitaan beretika, berimbang dan berwawasan akan mengangkat berita-berita seputar perayaan tahun baru untuk Rubrik News.
Isu-isu seputar rakyat Palestina juga masih menjadi sorotan pada Rubrik News Internasional. Demikian juga pada Minggu pertama Januari yang merupakan awal sekolah setelah menjalani libur semester akan menghiasi Rubrik Pendidikan dan Kebudayaan, tentu akan menjadi pemanis dari Sub Rubrik Seni & Sastra yang akan memuat kegiatan seni, bedah buku dan juga kebudayaan.
Medio Januari tentu akan banyak diisi berita-berita seputar persiapan para calon pemimpin baru akan menyiapkan tim-tim transisi yang akan “membersihkan” jalan bagi pemimpin baru dapat leluasa “Angkat Koper” hingga tanggal 7 Februari 2025 untuk pelantikan Gubernur dan 10 Februari 2025 untuk pelantikan wali kota dan bupati terpilih.
Menarik ditunggu aksi Timnas Indonesia yang akan mempertaruhkan harga dirinya pada Maret 2025. Tim Asuhan Shin Tae Young harus menang atau menahan seri Australia agar menjaga peluang untuk tidak segera Angkat Koper seperti piala AFF 2024 yang harus pulang lebih dulu setelah dipecundangi Filipina.
Pada arena tinju, duel Arthur Beterbiev versus Dmitri Bivol jilid 2 akan menjadi pertarungan besar di Februari 2025. Akankah koper Beterbiev masih tetap tersimpan rapi di lemari Kelas Berat Ringan Undisputed, ataukah dia juga harus segera Angkat Koper digantikan oleh Bivol.
Selain itu, sejumlah honorer juga masih dag dig dug memasuki tahun 2025 ini, apakah mereka ikut Angkat Koper mengikuti pimpinan sebelumnya atau tetap difasilitasi oleh pemimpin baru.












