banner 728x90

Soppeng Macet Total, Ada Apa ?

  • Bagikan

NusantaraInsight, Soppeng — Pada Senin 24 Juli 2023, Watansoppeng mengalami macet total hampir di seluruh kota.

Dari pantauan media, sejak pukul 07.00 WITA kemacetan mulai terlihat di Bumi Latemmamala ini. Sejumlah kendaraan roda empat yang mendominasi jalanan mulai bergerak lambat, apalagi jalan yang menuju Stadion H. Andi Wana Kabupaten Soppeng di Lapajung, Kec. Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Kemacetan paling parah terlihat di perempatan jalan Malaka Raya dan jalan Balubu serta jalan Merdeka Lapajung, kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali, sehingga para pemilik kendaraan memarkirkan kendaraan mereka di jalan-jalan tersebut.

Ternyata sumber kemacetan karena adanya pagelaran akbar Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-VI Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Stadion H. Andi Wana Soppeng.

Dari keterangan panitia Porseni PGRI menyampaikan bahwa kemacetan pada hari H kegiatan sudah diperkirakan sebelumnya.

Hal ini dikarenakan sekitar 9100 kendaraan roda empat dari 24 kabupaten kota memasuki kota Soppeng dengan jumlah orang sekitar 50 ribu hingga 60 ribu orang.

BACA JUGA:  Plh Sekda Sulsel Buka Forum Perangkat Daerah Diskominfo

“Ini yang terdata di panitia, namun faktanya di lapangan, banyak juga kendaraan dan orang yang hadir yang belum masuk ke Soppeng. Seperti misalnya kendaraan roda dua dan juga pengendaranya,” tuturnya yang belakangan diketahui adalah Ketua Panitia Porseni PGRI ke-VI Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd.

“Jadi menurut perkiraan saya, mungkin mendekati ratusan ribu orang yang hadir di Soppeng dan kendaraan mungkin lebih dari sepuluh ribu unit,” tutupnya.

Salah satu warga yang sempat ditemui menyatakan bahwa kemacetan parah ini adalah hal yang pertama terjadi.

Dan memang jumlah kendaraan bermotor yang hadir sangat banyak sekali sehingga para pemilik kendaraan memarkirkan kendaraan mereka di dua arah jalan, terang warga tersebut.

Untuk kegiatan Porseni PGRI ke-VI di Soppeng ini mempertandingkan 19 jenis lomba seperti cabang olah raga bulu tangkis, catur, futsal, tennis meja, tennis lapangan, sepal takraw, volley ball, pétanque.

Sedangkan cabang seni adalah, paduan suara, vocal grup, nyanyi solo, tari kreasi, tari tunggal nusantara, melukis, MTQ, pengucapan ikrar guru, mendongeng, stand up comedy. Selain itu ada juga lomba kreativitas guru dengan jenjang para guru di TK/RA, SD/MI, SMP’MTs, SMA/MA, SLB.

BACA JUGA:  Pj Wali Kota Palopo dan Kepala Basarnas Makassar Tinjau Pos SAR

Pada porseni kali ini juga akan menggelar seminar nasional, Senin siang 24 Juli 2023 dengan tema, Peluang dan Tantangan Guru di Era Masyarakat 5.0: Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial.

  • Bagikan