banner 728x90

Balik dari Umroh, Ketum AAI Temui Ketua AAI Sulsel

  • Bagikan

NusantaraInsight, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Dr. H. Andi Kasman Makkuradde, M.Si langsung menemui Ketua Pengurus Wilayah (PW) AAI Sulsel Dr. H. Basri, S.Pd.,M.Pd usai menunaikan ibadah umroh.

Keduanya bertemu sembari makan malam bersama, Minggu (3/9/2023) di salah satu restoran di Jakarta.

Pertemuan keduanya juga dihadiri oleh Direktur ANRI Dr. M. Sumitro Tenggara. Mereka membahas berbagai hal, utamanya mengenai pengembangan pengawasan kearsipan pasca Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sulsel di non jobkan.

Andi Kasman mengakui adanya stagnasi kegiatan di Kearsipan DPK Sulsel akhir-akhir ini. Hal ini menjadi pertanyaan Andi Kasman yang juga Deputi SIKN JIKN ANRI.

Andi Kasman berharap melalui AAI Sulsel, agar pengembangan kompetensi Arsiparis dalam menjalankan tugasnya harus tetap dilakukan dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi penjabat gubernur Sulsel.

Sementara itu, Ketua AAI Sulsel Dr. Basri menyatakan kekagumannya kepada Ketua Umum AAI Andi Kasman yang sangat perhatian dengan anggotanya, utamanya dalam pengembangan arsip di daerah.

BACA JUGA:  Lurah Maccini Sombala Buka Turnamen Pencak Silat Tamalate Cup 1

“Padahal beliau baru saja pulang dari umroh dan langsung mengajak untuk bertemu dan berdiskusi terkait perkembangan pengawasan kearsipan di Sulsel,” ucapnya.

“Ini adalah contoh leader yang baik dan sangat perhatian dengan anggotanya,” imbuhnya.

Dr. Basri juga menambahkan bahwa pertemuan ketiganya juga mendiskusikan terkait perkembangan organisasi AAI di Sulsel yang pada pemerintahan kali ini, tidak begitu mendapat perhatian serius.

“Padahal arsip itu adalah indikator berhasilnya suatu administrasi pemerintahan dan juga indikator transparansi pengelolaan pemerintahan. Jika ini tidak menjadi perhatian serius, jangan harap pemerintahan akan bersih dan transparan,” lanjutnya.

“Saya selaku Ketua AAI Sulsel berharap agar Penjabat Gubernur Sulsel selanjutnya dapat lebih peka terhadap pengawasan kearsipan,” pungkasnya.

 

  • Bagikan